Cerita Anak Logam di Pelabuhan Bakauheni yang Selalu Nantikan Momen Mudik Lebaran
LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Mudik Lebaran merupakan momen yang ditunggu-tunggu anak-anak yang tinggal di sekitar Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Tak terkecuali bagi Bagus Fajrian dan teman-temannya yang kerap mendapat peningkatan pendapatan dari aksinya berenang di laut.
Sejak pagi hari, Bagus Fajrian bersama teman-temannya sudah berada di pinggir Dermaga 6 Pelabuhan Bakauheni untuk menanti kedatangan kapal yang mengangkut para pemudik dari Pulau Jawa.
Saat dari kejauhan, Kapal Rajarakata mulai terlihat hendak sandar. Bagus bersama sekitar 5 temannya kemudian bersiap menyambut kapal tersebut dari tepian Dermaga.
Ketika kapal semakin dekat hendak bersandar, pemuda berusia 22 tahun itu bersama teman-temannya langsung menceburkan diri ke laut.
"Yang biru (uang Rp50.000) bang buat THR," ujar Bagus ke arah penumpang di atas kapal, Jumat (21/4/2023).
Anak logam, sebutan bagi Bagus dan teman-temannya yang berburu uang koin dan biasa melakukan aksinya di sekitar Pelabuhan Bakauheni.
Meski nyawa menjadi taruhan, Bagus dan yang lainnya nekat berenang di laut demi mendapatkan rezeki dari para penumpang kapal.
Aksi bagus berenang di laut ternyata tak sia-sia, banyak penumpang kapal yang melemparkan koin hingga uang pecahan bentuk kertas ke laut.
"Baru nyebur dua kali, ini baru dapat Rp100.000," kata Bagus di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (21/4/2023).
Editor: Donald Karouw