Jadi Alternatif, Pelabuhan Panjang Seberangkan 9.840 Penumpang saat Arus Balik
BANDARLAMPUNG, iNews.id - Sebanyak 9.840 penumpang bertolak ke Pulau Jawa dari Pelabuhan Panjang, Bandarlampung. Pelabuhan itu merupakan pelabuhan alternatif untuk mengurai kepadatang di Bakauheni, Lampung Selatan.
Angka ini didapat dari data Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang, Lampung, Minggu (8/5/2022) atau H+5 Lebaran 2022.
"Penyeberangan di Pelabuhan Panjang untuk pemudik ini disiapkan sampai 10 Mei, karena sifatnya hanya sebagai alternatif dan pendukung saja jika terjadi lonjakan penumpang di Pelabuhan Bakauheni," kata Kepala KSOP Kelas 1 Panjang Hendri Ginting, Selasa (10/5/2022).
Ginting menambahkan, dari awal diperbantukan untuk arus balik hingga kini tercatat pemudik terbanyak yang menyeberang dari Pelabuhan Panjang terjadi pada Sabtu (7/5/2022) atau H+4 Lebaran 2022, mencapai 4.824 orang dengan kapal beroperasi empat unit.
Sementara itu, lanjut dia, pada H+1, penumpang yang menyeberang hanya 65 orang dengan satu kapal beroperasi, H+2 penumpang berjumlah 344 dengan dua kapal beroperasi.
“H+3 Pelabuhan Panjang menyeberangkan 3.294 dengan tiga kapal beroperasi, dan 1.303 penumpang diangkut pada H+5 dengan dua kapal beroperasi,” katanya.
Dia melanjutkan, KM Ciremai milik Pelni saat ini sudah tidak beroperasi di Pelabuhan Panjang. Kapal kembali ke rute awalnya.
"Sekarang kita juga masih beroperasi sesuai dengan jadwal yang ditentukan, tapi untuk kapal milik Pelni yaitu KM Ciremai sudah tidak melayani penumpang dari sini lagi karena harus kembali ke rute aslinya," katanya..
Bila kondisi di Pelabuhan Bakauheni sudah stabil dan terkendali, kata dia, kemungkinan penyeberangan untuk penumpang di Pelabuhan Panjang akan dihentikan. Sebab di sini sifatnya diperbantukan agar tidak terjadi penumpukan di Bakauheni.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto