Sewindu UU Desa, Gus Halim: Jumlah Desa Mandiri Meningkat yang Tertinggal Berkurang

Kastolani · Rabu, 12 Januari 2022 - 21:21:00 WIB
Sewindu UU Desa, Gus Halim: Jumlah Desa Mandiri Meningkat yang Tertinggal Berkurang
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar. (Foto: Kemendes PDTT)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar menyebut keberadaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 memberikan dampak luar biasa bagi percepatan pembangunan perdesaan. Salah satu indikatornya yakni kian meningkatnya jumlah desa mandiri dan kian berkurangnya jumlah desa tertinggal serta sangat tertinggal.

“Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM), sepanjang tahun 2021 jumlah desa mandiri mencapai 3.269 atau meningkat 4 persen dari 2020 yang hanya 1.741 desa mandiri atau 2,49 persen dari 74.961 desa seluruh Indonesia. Kami tentu bersyukur dan bangga dengan raihan prestasi ini,” ujar Gus Halim-sapaan akrabnyan saat meninjau persiapan peringatan sewindu UU Desa, Rabu (12/1/2022).

Gus Halim menjelaskan, IDM merupakan perangkat untuk mengukur percepatan pembangunan desa. Untuk menuju desa maju maupun mandiri, perlu ketepatan intervensi dalam kebijakan sebagai kerangka pembangunan berkelanjutan.

“Ketepatan ukuran ini penting karena IDM terdiri atas Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) serta Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL). Hasil dari laporan tersebut kemudian dijadikan dasar regulasi untuk mewujudkan 51,2 persen desa mandiri di tahun 2024,” katanya.

Desa Mandiri yang disebut Gus Halim yakni desa dengan ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar, punya infrastruktur memadai, serta punya pelayanan umum dan pemerintahan.

"Desa Mandiri ini yang memiliki Indeks Pembangunan Desa (IPD) lebih dari 75 dalam skala 1 sampai 100," ucapnya. 

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: