Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Lampung Selatan, Rully Fikriansyah mengatakan, petugas fokus mengendalikan api agar tidak meluas ke area permukiman yang berada di sekitar gudang.
"Kita mengerahkan tiga unit pemadam kebakaran dari posko Natar, posko Tanjung Bintang dan posko Jatiagung," ujar Rully Fikriansyah.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Sementara, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Akibat kejadian tersebut, bangunan gudang beserta seluruh isinya ludes terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Hingga kini, identitas pemilik gudang masih belum diketahui. Aparat juga masih mendalami status serta peruntukan bangunan yang diduga digunakan sebagai lokasi penimbunan dan pengolahan minyak kelapa sawit tersebut.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait