Isu Spesial KDRT

KDRT Berujung Maut Bisa Dicegah dengan Kepedulian Tetangga, Begini Saran Kriminolog

Bima Setiyadi ยท Rabu, 01 Desember 2021 - 18:32:00 WIB
KDRT Berujung Maut Bisa Dicegah dengan Kepedulian Tetangga, Begini Saran Kriminolog
Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga (iNews.id)

JAKARTA, iNews.id- Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang berujung pada penghilangan nyawa masih saja kerap terjadi. Mereka yang tega melakukannya bisa karena memang sudah berencana atau terjadi secara spontan.

Kriminologi Universitas Budi Luhur Chazizah Gusnita mengatakan, penghilangan nyawa seseorang dalam kasus KDRT itu bersifat kasuistik. Hal itu tergantung dari faktor pemicunya. Khusunya komunikasi yang tidak lancar dan emosi yang berkepanjangan.

Chazizah mencontohkan. pasangan suami istri (pasutri) yang komunikasinya tidak lancar, terbelit ekonomi ataupun lain sebagainya hingga suatu saat mencapai titik emosi tertentu. Saat itu, mereka tidak ada rencana sekalipun untuk menghilangkan nyawa pasangannya, namun karena sudah mencapai titik emosi, akhirnya terjadi pembunuhan.

Kemudian, lanjut Chazizah, pasutri tersebut sudah sama-sama saling memiliki amarah yang besar akibat faktor pemicunya tak bisa terselesaikan. Akhirnya, salah satu dari pasangan merencanakan untuk menghilangkan nyawa pasangannya.

"Jadi sebenarnya komunikasi yang harus berjalan baik dalam sebuah hubungan. Pasutri yang setiap hari bersama saat pandemi seperti sekarang ini itu justru banyak persoalan yang memicu konflik. Nah, komunikasi harus berjalan baik," katanya.

Selain memperbaiki komunikasi yang merupakan bagian internal pencegahan KDRT berujung kasus pembunuhan, masyarakat bertetangga sudah seharusnya saling peduli apabila melihat tetangganya mengalami konflik.

Banyak masyarakat kota besar itu, kata Chazizah tidak mau peduli dan tidak mau tahu urusan rumah tangga yang terjadi dilingkungannya. Padahal, itu merupakan salah satu pemicu KDRT berujung pembunuhan.

"Misalnya tetangga ada yang melihat percecokan pasutri, tetangga itu harusnya lebih peduli, jangan dibiarkan karena itu bisa memicu. Tegur dan berikan perhatian. Kalau lingkungan aware, pasutri yang punya rencana ingin melakukan pembunuhan sudah gentar duluan, sebab lingkungan mengawasi. jadi kalau ada cekcok, tetnagga wajib menegur," paparnya.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: