Puskesmas di Bandarlampung Diminta Bisa Visum Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan 

Antara · Rabu, 15 September 2021 - 17:12:00 WIB
Puskesmas di Bandarlampung Diminta Bisa Visum Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan 
Ilustrasi visum kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Bandarlampung diharapkan bisa melakukan pemeriksaan visum et repertum dan psikiatrikum. Pemeriksaan ini untuk mempercepat pemeriksaan kasus kekerasan anak dan perempuan di wilayah itu.

"Jadi kan selama ini visum selalu dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Moeloek, nah kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar hal itu bisa dilakukan di puskesmas," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bandarlampung, Sri Asiyah, Rabu (15/9/2021).

Tak hanya itu, Sri juga meminta kepada dokter-dokter di puskesmas agar tidak takut dijadikan saksi pihak kepolisian ketika melakukan visum kepada korban kekerasan perempuan dan anak.

"Kami sudah berikan pengertian kepada mereka agar tidak takut dijadikan saksi," katanya.

Dia mengakui, kendala selama ini di puskesmas yakni dokter takut ketika menjadi saksi polisi saat melakukan visum.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Halaman : 1 2