Selundupkan 2 Ekor Orang Utan, Warga Medan Dituntut 2,5 Tahun dan Denda Rp100 Juta

Heri Fulistiawan ยท Rabu, 01 September 2021 - 06:06:00 WIB
Selundupkan 2 Ekor Orang Utan, Warga Medan Dituntut 2,5 Tahun dan Denda Rp100 Juta
Orang utan yang hendak diselundupkan terdakwa EDP dan HP ke Tangerang, Banten. (Foto: iNews/Heri Fulistiawan)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan (Lamsel) menuntut EDP, terdakwa kasus penyelundupan dua ekor orang utan dengan hukuman pidana 2,5 tahun penjara dan denda Rp100 juta. Terdakwa EDP, warga Binjai Barat, Kota Medan, itu dinilai terbukti melanggar hukum karena menyelundupkan satwa dilindungi.

Sedangkan kepada HP, sopir bus ALS yang mengangkut orang utan tersebut, JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 1,5 tahun dan denda Rp100 juta subsider 2 bulan penjara.

Tuntutan pidana terhadap terdakwa EDP dan HP itu dibacakan JPU dalam sidang yang berlangsung secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Kalianda, Selasa (31/8/2021).

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Kalianda Rivaldo Valini Sianturi mengatakan, kedua terdakwa telah melanggar Pasal 40 ayat (2) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 21 ayat (2) huruf a UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan ekosistemnya, juncto Pasal 55 ayat (1).

"Barang bukti yang berhasil diamankan dari terdakwa EDP, 18 ekor soa payung, dua ekor ular sanca hijau, satu ekor biawak hijau, tiga ekor kura-kura kaki gajah, 1 unit mobil Pajero dan satu unit handphone," kata Rivaldo.

Sementara, dari tangan tedakwa HP, ujarnya, barang bukti yang berhasil diamankan, yakni dua ekor orang utan, dua keranjang warna putih, satu unit handphone, dan 1 unit bus ALS.

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: