Tilep Setoran Pajak, Pejabat Pemkab Lampung Tengah Didakwa Korupsi 

Antara · Jumat, 30 Juli 2021 - 10:03:00 WIB
Tilep Setoran Pajak, Pejabat Pemkab Lampung Tengah Didakwa Korupsi 
Pejabat Pemkab Lampung Tengah Yunizar (55) didakwa korupsi setoran pajak air tahun 2017-2018. (Foto: Ilustrasi/Ist)

LAMPUNG TENGAH, iNews.id - Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang menggelar sidang kasus korupsi pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah, Yunizar (55) yang menjadi tersangka korupsi pembayaran pajak air tanah. Dia diduga menilep setoran pajak pada 2017 dan 2018.

 "Mendakwa terdakwa dengan Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU RI No. 31 Tahun 1999 dan Pasal 8 UU No. 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi," kata jaksa Penuntut Umum (JPU) Yogi di Bandarlampung, Kamis (29/7/2021).

Saat ini Yunizar nonaktif sebagai Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Lampung Tengah. Kasus yang menjeratnya saat dia menjabat Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Lampung Tengah.

Yogi menjelaskan, perbuatan terdakwa Yunizar berawal saat menjabat sebagai Kepala BPPRD Lampung Tengah pada tahun 2016. Saat itu, PT GGP selaku wajib pajak telah membayar pajak air tanah kepada BPPRD Lampung Tengah sebanyak 208 sumur. 

Di antaranya, pabrik nanas sepuluh sumur, power plant empat sumur, pabrik tapioka empat sumur, kandang sapi sembilan sumur, perumahan 27 sumur, dan kebun 154 sumur.

"Total pembayaran pajak air tanah adalah sebanyak 208 sumur," kata Yogi.

Editor : Reza Yunanto

Halaman : 1 2 3